09:16

Ciri - ciri HP Asli

Beberapa hari yang lalu saya bertanya keaslian HP nokia baru melalui website resmi nokia, berikut adalah balasnya dari nokia   

 berikut ini adalah cara memastikannya keaslian produk Nokia:


A. Pastikan bapak membeli ponsel Nokia di pusat purna jual resmi Nokia seperti contohnya: Nokia Professional Center, Nokia Sales and Care Center atau gerai resmi kami seperti contohnya: Globalteleshop, Oke Shop, Erafone, Sentraponsel atau gerai resmi dibawah naungan distributor-distributor resmi kami.

Adapun distributor resmi kami adalah sebagai berikut ini:

1. PT. Bimasakti Usindo Persada
2. PT. Erajaya Swasembada.
3. PT. Parastar Echorindo.
4. PT. Trikomsel Citrawahana.

Bisa dipastikan bahwasanya mereka hanya menjual produk bergaransi resmi Nokia Indonesia saja.

B. Pastikan stempel hologram Nokia terdapat di kotak penjualan dan juga di belakang mesin ponsel yang bapak beli.
C. Pada kotak penjualan terdapat segel yang berwarna putih dan biru yang bertuliskan Nokia Careline berikut teleponnya 021-5266542.
D. Terdapat kartu garansi Nokia Indonesia berwarna abu-abu dan terdapat nomor telepon Nokia Careline didalamnya.
E. Kami sarankan bapak melakukan pendaftaran kartu garansi melalui sms ke nomor 6767 setelah bapak membeli ponsel Nokia. Registrasi kartu garansi hanya dapat dilakukan satu kali saja. Adapun cara pengirimannya adalah sebagai berikut ini:

  1. Untuk ponsel GSM: Tipe Hp#IMEI15 digit#Nama Jelas#Alamat Lengkap#kota#Kodepos.
  Contoh: N73#IMEI 353388000107189#Agus Kusuma Soeroso#Jl. Bunga Mawar 3 Blok 4 Kec.Tugu,
  Kel.Cicurug#Jakarta#12899

  2. Untuk ponsel CDMA: Tipe HP#MEID15 digit#Nama Jelas#Alamat Lengkap#Kota#Kodepos.
  Contoh: 6275I#MEID 04436568892#Rohalia Rahayu#Jl. Tambang Emas 2 No. 56,
  Ciracas#Jakarta#12777.

NB :
MEID (Mobile Equipment Identifier) sebelumnya dikenal dengan ESN. (Umumnya terdiri dari 11 - 15 digit)

Ponsel Nokia yang berada di pasaran Indonesia sulit untuk dapat dipastikan keasliannya terkecuali yang dijual di purna jual resmi Nokia yang tertera diatas. Hal tersebut juga dikarenakan banyak ponsel Nokia didatangkan ke dalam Indonesia secara illegal dimana tidak melalui ijin resmi dari pemerintah Indonesia dan Nokia Indonesia. Oleh sebab itu, sulit untuk di pastikan dari mana ponsel-ponsel tersebut didatangkan dan juga perusahaan mana yang memproduksi ponsel tersebut. Ponsel-ponsel tersebut juga biasa di kenal sebagai ponsel Nokia "Black Market" (BM) atau yang bergaransi toko.

3 komentar:

Dhity_382 mengatakan...

Nice info.
Thanks.

Anonim mengatakan...

Jadi Ragu mau beli handphone baru

yuda wijaya mengatakan...

for Dhity_382 : thanks ya

for anonim : ndak usah ragu, kan
n sudah ada agen resminya